Hey hoy semua!!!
Selamat datang kembali ke blog akuuuu
Baiklah setelah sekian lama tidak menulis, kali ini
aku akan mereview film horror thriller yang sedang hangat di akhir februari 2020
kemarin. Yap film THE INVISIBLE MAN.
Sebenarnya aku tu paling takut nonton film horror,
Cuma aku benar-benar penasaran abis nontoh trailer nya di youtube kan, so I
putuskan untuk harus nonton film ini walaupun jantung ku harus berdegup kencang
selama dua jam.
Eitss, before you guys lanjut baca, ku kasih tau dulu
bahwa tulisan ini mengandung SPOILER, sp bagi yang belum nonton dan ga mau
dispoilerin jangan lanjut baca yooo…
Jadi film ini bercerita tentang seorang wanita yang
bernama Cecilia (Elisabeth Moss) yang mencoba melarikan diri dari suaminya
Adrian (Oliver Jackson) dan pelariannya ini ditolong oleh adiknya Cecilia yang
bernama Emily (Harriet Dyer). Dengan perlahan-lahan dicampur dengan sedikit
rasa panic, Cecilia melarikan diri malam-malam saat suaminya terlelap sampai
ditengah jalanan dia dijemput Emily. Adegannya sangat menegangkan karena si
Adrian sempat ngejar Cecilia sampai dimobilnya Emily dan untungnya Cecilia
sempat naik duluan walaupun kaca mobilnya dipecahin sama Adrian gitu.
Cecilia sembunyi di rumah teman kecilnya yang juga
kenalannya Emily yang merupakan seorang duda beranak satu berprofesi sebagai
polisi namanya James (Aldir Hodge). Selama dua minggu Cecilia berdiam diri di
rumah tak berani keluar karena takut ketahuan oleh Adrian namun datang kabar
gembira dari Emily yang mengatakan bahwa Adrian sudah meninggal dunia karena
bunuh diri. Hal tersebut membuat Cecilia senang dan mulai terlihat cerah
harinya.
Lalu dihari yang sama rupanya Cecilia mendapat surat
dari pengacara Adrian untuk membahas harta warisan yang ditinggal Adrian.
Pengacaranya tak lain merupakan adik kandung dari Adrian yang bernama Tom
(Michael Dorman). Menerima warisan yang jumlahnya fantastis, Cecilia pun
membiayai kuliahnya anak dari James yang benama Sydney (Storm Reid).
Semua hal terlihat baik-baik saja dan menyenangkan
tapi tidak berlangsung lama. Cecilia sering merasa ada yang mengawasinya namun
ia tak tahu dan tak bisa menjelaskannya kepada orang-orang di sekitarnya.
Kecurigaan semakin jelas ketika pada suatu malam Cecilia terbangun dan melihat
selimutnya terjatuh, lantas Cecilia mengambil selimutnya namun ia melihat
dengan jelas bahwa selimutnya seolah-olah ada yang nginjak dan Cecilia pun
kesulitan menariknya. Ia berteriak dan membangunkan James dan Sydney. Tentu
saja James menganggap Cecilia hanya trauma.
Kejanggalan demi kejanggalan pun terus bermunculan,
saat Cecilia melamar kerja namun hasil karya yang akan ditunjukkan hilang dari
tas, lalu obat yang Cecilia jatuhkan pada saat malam ia lari dari Adrian
tiba-tiba ada di rumahnya, tiba-tiba Emily membencinya karena katanya Emily
dapat email dari Cecilia yang mengatakan bahwa Cecilia berharap Emily ini cepat
mati, padahal Cecilia ga pernah merasa dia ada kirim itu email dan puncaknya
adalah ketika ia sedang berbicara dengan Sydney tiba-tiba seseorang memukul
Sydney. Hal ini membuat Sydney shock karena mengira Cecilia yang memukulnya.
James pun membawa Sydney keluar dari rumah dengan alasan keselamatan Sydney dan
James menganggap Cecilia sudah frustasi berat.
Cecilia sendirian di rumah malam itu dan ia
memberanikan diri menelpon ke nomor hp Adrian. Tiba-tiba dari loteng rumahnya
terdengar getaran HP, dengan berani Cecilia mengecek ke loteng dan yang benar
saja di atas loteng ada HP nya Adrian, hasil karya Cecilia yang hilang, dan
sebuah pisau. HP nya tiba-tiba mendapat pesan “SURPRISE”. Cecilia pun
memberanikan diri melihat ke tangga loteng dengan membawa cat warna putih dan
menyiramkan cat tersebut langsung lah terlihat sekilas wujud manusia yang tak
kasat mata yang tertumpahi cat.
Cecilia berlari ke dapur mengikuti tetesan cat putih
dan berteriak memanggil Adrian dengan menentangnya lalu ia dipukul oleh makhluk
tak kasat mata ini dan membuat Cecilia berlari ke luar rumah dan memanggil grab
untuk mengantarkannya ke rumah Adrian. Di dalam rumah Adrian, Cecilia mendapati
ada pakaian dan alat yang ia curigai bahwa alat itu yang membuat Adrian menjadi
invisible man.
Kembali dari rumah Adrian, Cecilia bertemu dengan
Emily di sebuah café yang ramai dan menyakinkan Emily tentang semua yang ia
lihat dan alami. Belum habis ia bercerita tiba-tiba sebilah pisau melayang ke
leher Emily dan pisau tersebut meloncat ke tangan Cecilia. Cecilia yang shock
melihat kematian Emily terdiam dan seluruh café panik. Akhirnya Cecilia
ditangkap polisi dan dianggap orang tidak waras dikurung di sebuah pusat
rehabilitasi gitu.
Kabar mengejutkan datang lagi, seorang dokter
menyampaikan kepada Cecilia bahwa Cecilia sedang hamil. Tentunya ini membuat
Cecilia shock. Tak lama setelah kabar tersebut Cecilia didatangani Tom. Tom
memberikan kabar bahwa warisan akan dicabut karena Cecilia sekarang adalah
criminal dan tidak waras. Namun Tom memberikan Cecilia pilihan lain agar bisa
kembali kepada Adrian dan melahirkan anak dikandungannya.
Mendengar pernyataan Tom, Cecilia merasa sangat kesal
karena dipermainkan oleh kakak-adik itu. Cecilia menolak mentah-mentah tawaran
Tom dan kembali ke kamarnya denga mencuri pena Tom yang digunakan Cecilia untuk
bunuh diri dengan menusuk urat nadi di pergelangan tangannya. Sontak invisible
man yang ada juga di kamar Cecilia mencegahnya untuk bunuh diri. Namun Cecilia
menusuk invisible man ini dan merusak baju invisible man tersebut yang membuat
invisible man ini kelihatan sekali-kali.
Keributan terjadi saat Cecilia berlari keluar dari
kamarnya dan invisible man membunuh beberapa petugas di sana. Cecilia mengejar
invisible man tersebut yang akan mencari Sydney untuk disakiti. Di dalam rumah
Sydney, rupanya Sydney yang sedang tidur tiba-tiba ditarik oleh invisible man
dan dicekik. Untung James segera datang setelah menerima telpon dari Cecilia,
namun James pun habis dihajar. Ketika James udah K.O tiba-tiba Cecilia datang
dan menyemprotkan tabung pemadam kebakaran dan menembak invisible man itu.
Ketika topeng invisible man yang tewas itu dibuka,
Nampaklah sosok seorang laki-laki yang bukan Adrian, namun Tom. Keesokkan hari
nya Tim SAR atau semacamnya lah, langsung ke rumah Adran untuk menyerangnya.
Namun diluar dugaan, Adrian malah ditemukan di rumah nya dalam keadaan terikat
dan luka-luka di gudangnya. Adrian berdalih bahwa Tom lah orang yang jahat
disini dan itu membuat semua orang percaya kecuali Cecilia.
Cecilia meyakinkan James, bahwa Tom hanyalah kambing
hitam, pelaku sebenarnya adalah Adrian dan Adrian adalah orang yang cerdas dan
bisa memanupulasi apapun. Cecilia akhirnya memutuskan untuk mengakhiri semuanya
dengan menghubungi Adrian untuk bertemu di rumahnya Adrian. Mereka berbincang
dan Cecilia meminta Adrian untuk mengakui semua kejahatannya, namun Adrian
bersikeras bahwa ia juga korban. Di balik itu semua, rupanya Cecilia sudah
meminta James untuk memantau mereka dari CCTV dan alat penyadap suara.
Perbincangan mereka tidak berakhir dengan yang diinginkan Cecilia. Cecilia pun
menyerah dan meminta izin ke toilet. Saat ditinggal Cecilia, tiba-tiba sebilah
pisau melayang ke tangan Adrian dan membuatnya mengiris lehernya dan membuatnya
mati seketika. Hal yang sama persis dengan kematian Emily.
Cecilia yang baru kembali dari toilet histeris melihat
Adrian sudah bersimbah darah dan ia menelpon ke 119 untuk meminta bantuan.
James yang menonton dari CCTV pun langsung masuk ke dalam rumah Adrian untuk
memberikan pertolongan. Saat baru akan masuk ke dalam rumah Adrian, James
melihat Cecilia sudah bersiap-siap pergi meninggalkan tempat itu dengan senyum
dan membawa tas. Cecilia berkata “sekarang sudah tidak apa-apa” lalu James
bertanya “Apa yang terjadi?” Cecilia menjawab “sudah selesai, Adrian bunuh
diri, dan itu juga terlihat oleh CCTV mu bukan?” Sekilas James melihat di dalam
tas nya Cecilia ada baju yang dipakai Invisible Man, James pun menjawab dengan
wajah yang sedikit ragu “Iya, dia bunuh diri”. Cecilia tersenyum berjalan
keluar rumah dan meninggalkan James.
Buahhh!! Memang ini film mantappp kali lah. Buat
pencinta thiller dan horror boleh dicoba. Awalnya aku nonton ini film, aku tu
takut kali karena rasanya kek nonton horror, barangnya jatuh sendiri lah, ada
yang narik selimut pas tidur lah, ah pokoknya ngeri lah.
Pas baca direview orang lain juga pada bilang ini film
ga bisa ditebak. Ya aku mikirnya mungkin si Cecilia ini yang halu atau si Emily
ini yang sebenarnya jahat, tapi yap, endingnya buat aku ternga-nga dan mikir
sebenarnya siapa orang yang baik di film ini???
So you all must watch this movie langsung biar
langsung dapat sensasi serunyaaa!!!
Kesimpulan yang aku dapat dari film ini
1. Orang yang udah baik, kalau dijahatin terus
dipojokin terus sekalinya jahat akan jadi super duper triple jahatnya. Kayak
pepatah “marahnya orang sabar tu lebih ngeri”.
2. Yap kebanyakan manusia hanya melihat apa yang dia
mau lihat, hanya dengar apa yang mau dia dengar. Sama kayak James pada ending
film. Kalau James ini penjunjung keadilan pasti ia bakalan ngelaporin si
Cecilia sebagai pembunuh Adrian. Namun kalau pake logika ya, James mungkin
mikir “Kalau si Cecilia ditangkap polisi ntar uang sekolah anak gue ga bisa
dibayarin dan juga si Adrian juga jahat udah mukul gue n anak gue” pemikiran
itu yang membuat dia setuju dengan Cecilia yang mengatakan bahwa Adrian bunuh
diri. Padahal dia liat dong baju invisible man yang dibawa Cecilia membuktikan
bahwa Cecilia lah yang bunuh si Adrian.
So guys, thank you for reading my blog. Semoga kalian
suka ya dengan tulisan ini. Jangan lupa comment di bawah ya kalau ada saran dan
pendapat. Mohon maaf jika ada salah pengetikkan atau salah apapun lah ya.
Tunggu review film selanjutnya yoooo…. Byee…byeee